(Jgn Koment dulu sblm anda tuntas mbacanya !!!)
Kemarin malam, saya berkunjung ke tempat teman, eks teman satu wisma
dulu. Beliau dulunya dari fakultas teknik. Meskipun demikian,
kesibukannya kini bukan di perusahaan, karena ia memilih untuk
menyibukkan diri dengan menghafalkan Al-Qur’an. Bahkan, bukan hanya
menghafalkan Al-Qur’an semata, tetapi beliau juga berazzam untuk
mengambil sanad minimal satu dari 10 qiraat.
Secara pribadi,
saya paling suka kalau main ke tempat beliau, karena “pembicaraannya”
tidak seperti pembicaraan manusia pada umumnya. Banyak nasehat yang
dinukil dari kalamullah, hadits, atau petuah salaf sehingga membuat hati
tidak bosan untuk mengambil faidah. Demikianlah persangkaan saya
berdasar dzahir yang saya lihat, dan tidak bermaksud menyucikan seorang
pun di hadapan Allah ta’ala.
Maka, tanpa terasa kunjungan saya
pun sampai terlalu larut hingga jam dinding menunjukkan waktu hampir
pukul dua belas malam. Di antara nasehat terakhir sebelum berpisah;
beliau mewanti-wanti untuk menjauhi tempat-tempat dan sebab-sebab fitnah
yang merusak. Katanya, nabi memberikan pesan bahwa jika seseorang
mendengar kemunculan Dajjal di akhir zaman nanti, jangan penasaran untuk
melihatnya, tetapi begitu mendengar nama Dajjal, segeralah lari
menjauh. Ini juga merupakan petunjuk bahwa kita jangan main-main dan
merasa aman dari fitnah yang merusak. Seseorang yang lama belajar agama,
tidak bisa dijamin dirinya akan selamat di akhir hidupnya nanti. Maka,
jauhilah fitnah yang merusak sejauh mungkin, jangan coba-coba penasaran
lalu mencicipi masuk ke dalamnya.
Terdapat sebuah kisah nyata
yang belum lama ini terjadi, ada seorang ikhwan, kesibukannya adalah
menghafal Al-Qur’an, bahkan katanya sudah disebut hafizd. Di tempat
lain, ada juga seorang akhwat yang hafizhah.
~~~~~~
Dalam suatu waktu, diselenggarakan daurah kajian Ustadz di tempat yang
tidak jauh dari mereka berdua berada. Entah karena sekadar ingin mencoba
ta’aruf, atau sekadar ingin mengenal satu sama lain, atau entahlah
alasan-alasan yang lain, mereka bersepakat untuk hadir dalam daurah
Ustadz tersebut.
Usai daurah, mereka berdua bersepakat untuk
berpapasan. Qadarullah, di saat mereka berpapasan, Allah menurunkan
hujan. Karena basah kuyup, mereka mencari tempat untuk berteduh. Di saat
mereka berada di tempat berteduh tersebut, setan menggoda mereka
akhirnya terjadilah perbuatan yang menyedihkan, zina. Na’udzubillahi min
dzalik.
~~~~~~~~~~
Kisah di atas bukan fiksi, tetapi
kisah nyata yang belum lama terjadi. Alhamdulillah pelaku zina tersebut
kini sudah bertaubat (mudah-mudahan Allah menerima taubatnya dan menutup
aibnya), dan membolehkan cerita ini disampaikan untuk menjadi ibrah
(pelajaran), dengan tidak menyebut nama pelaku.
Usai
menceritakan kisah tersebut, kawan saya ini mengingatkan bahwa tujuan
kita hidup ini adalah mencari jalan menuju surga, yang belum pernah kita
rasakan. Nah, tidakkah kita ingat bahwa nabi Adam alaihis-salam yang
sudah merasakan kenikmatan surga tanpa kekurangan suatu apapun, masih
saja terkena godaaan iblis untuk mendekati pohon yang dilarang Allah
untuk didekati? Apalagi kita yang hidup di bumi yang penuh kekurangan,
ketidaknikmatan, dan kalaupun ada kenikmatan, belum ada apa-apanya
dengan kenikmatan surga? Maka, kemungkinan untuk termakan godaan iblis
untuk menikmati kenikmatan tipuan lebih besar lagi. Wal’iyadzu billah.
Lihatlah contoh pemuda-pemudi penghafal Al-Qur’an ini. Bandingkan
dengan kita yang mungkin minim atau hampir tidak punya hafalan
Al-Qur’an, apalagi belajar agama. Apalagi perhatikan, mereka berdua
tidak janjian di tempat pelacuran, tempat cafe, atau karaoke malam,
tetapi janjian di tempat daurah, tempat majelis ilmu. Maka, ingatlah
bahwa iblis tidak akan menyerah menggoda anak keturunan Adam. Apalagi,
iblis memilki pengalaman dari zaman Adam hinggga zaman sekarang untuk
menyesatkan manusia. Kurang pengalaman apa lagi? Jika orang shalih saja
masih terkena rayuan iblis, maka kita yang pas-pasan ini harus lebih
ekstra hati-hati.
Bersyukurlah kita yang masih diselamatkan
Allah ta’ala dari maksiat besar. Namun, kita tidak tahu besok apakah
kita masih aman dari maksiat atau tidak. Boleh jadi, sekarang kita
memang di jalan yang lurus, tetapi besok? Maka, jika kita menyadari ini,
masih ada waktu untuk mengistiqomahkan diri, dan bertaubat dari
kesalahan-kesalahan yang dulu pernah kita perbuat. Dan jangan lupa
teruslah berdoa kepada Allah agar selalu istiqomah, karena keistiqomahan
merupakan anugerah Allah.
Janganlah sekali-kali kita aman dari
pebuatan maksiat. Maka, jauhilah sebab-sebab fitnah yang merusak.
Jauhilah tempat-tempat yang bisa menimbulkan fitnah yang merusak. Selalu
luruskanlah niat kita, karena kalau hati ini tidak lurus, amalan shalih
yang selama ini kita lakukan tidak ada artinya.
* Demikianlah
faidah yang saya rangkum dari pembicaraan dengan kawan saya ini.
Mudah-mudahan bisa jadi pengingat bagi diri saya sendiri dan siapa saja
yang membaca catatatan ini.
*Yogyakarta, Akhir Muharram 1433 – 24 Desember 2011 M
Abu Muhammad Al-’Ashri
*abangdani.wordpress
.
NB :tambahan dr MasBro Kpala PantiJomblo
So JOSH (Sobat JOmbloSampaiHalal)
yg dirahmati Allah insyaAllah, kisah diatas adalah dlm perjalanan ke
dauroh (tempat pengajian) yg benar2 untuk menuntut ilmu, bukan tempat
maksiat, namun ternyata Godaan Iblis terlalu kuat.
Nah yg mau Masbro tambahkan adalah,...
Bagi sobat para pelajar yg sering dan mengamati dalam mencari informasi
atau sengaja mojok ditempat yg anda tentu hafal dan mungkin malah sudah
tauyaitu "WARNET", yups bilik2 warnet menjadi tempat maksiat murah
meriah dan disinilah hampir sebagian besar para pelajar melakukan
ciuman, petting, (raba2an) sampe malah ada juga yg ML, Naudzubillah,....
Oleh karena itu, saran MasBro, apapun kondisinya, jika memang mau
kewarnet sebaiknya jangan bersama lawan jenis yg bukan mahram. Jangankan
bersama orang yg lain jenis (berdua) lha saat sendiri seringnya yg
diakses adalah situ2 PORNO otomatis kalo kerjaannya udah berbau porno,
bisa jadi akan mencari mangsa untuk bisa "dikerjain".
Saran
MAsbro bagi para wanita, mohon jaga diri, jangan hanya bilang Ach ga
papa pegangan tangan azza, bisa2 entar pegang yg diatas tangan dan
disebelah tangan dan dsb,... So,... Hargailah dirimu sendiri dan jangan
mau di cap Murahan.
Assalamu'alaikum,...
Hanya Sekadar Manusia Biasa. Kesempurnaan Hanya Pada Allah.. Saling Berbagi & Melangkah Bersama Menuju Sukses Dunia-Akhirat... ^_^
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH...
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH... SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI...
Blog ini berisi share dari berbagai situs yang kami telusuri, yang terkadang kami cantumkan sumbernya, namun juga terkadang tidak kami cantumkan sumbernya karena sesuatu hal, maka kami mohon ma'af jika ada artikel dari blog lain yang kami copy paste disini ternyata tidak kami cantumkan sumbernya.
SEMOGA BERMANFA'AT...
Blog ini berisi share dari berbagai situs yang kami telusuri, yang terkadang kami cantumkan sumbernya, namun juga terkadang tidak kami cantumkan sumbernya karena sesuatu hal, maka kami mohon ma'af jika ada artikel dari blog lain yang kami copy paste disini ternyata tidak kami cantumkan sumbernya.
SEMOGA BERMANFA'AT...
Sabtu, 21 Juli 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar