- Ibu adalah nama lain dari kasih sayang yang indah, yang
diberikan Allah sebagai rahmat bagi hambaNya. Ibu ibarat malaikat yang
menjadi pelindung anak- anaknya dari setiap kejahatan yang akan
menyakiti mereka. Bahkan ketika manusia terlahir tanpa dampingan seorang
ibu, rasanya mereka akan siap menukar apapun yang dimilikinya demi
kehadian sang ibu tercinta. Maka tak heran jika seorang ibu selalu diagungkan kebaikannya, baik ketika dia masih ada ataupun sudah tiada.
Dengan ibu jugalah, anak- anak belajar mengenali dan mempelajari dunia
ini. Lalu bagaimanakah sikap kita sebagai seorang ibu, agar kita pantas
dijadikan tauladan yang baik untuk anak- anak kita?
Pertama, menjadi ibu yang penuh kasih sayang
Yang pertama dan utama jadilah ibu yang baik dan kasih sayang. Dari
sikap terpuji inilah anak- anak akan mengenali dan mencontoh bahwa hanya
kebaikan dan kasih sayang lah yang sebenarnya diperlukan jika mereka
ingin selalu disayangi, dan diterima oleh kehadirannya oleh sesama.
Sebaliknya, mereka juga akan belajar membedakan bahwa perbuatan jahat
hanya akan menyakiti orang lain dan merugikan diri mereka sendiri.
Kedua, ramah dan menghargai orang lain
Selain itu, ajarkan kepada anak bahwa setiap orang itu berbeda, dan
kita harus menghargai perbedaan-perbedaan itu. Tanamkan pada diri anak-
anak kita bahwa tidak seorang pun senang diperlakukan kasar. Maka ucapan
terima kasih, tolong, dan maaf, harus dibiasakan sedari mereka kecil,
agar terpola dalam pikiran anak bahwa sikap ramah adalah hal penting
yang dibutuhkan untuk menjalin sebuah persahabatan.
ketiga, tegas dalam berprinsip.
Kenalkan pada anak- anak kita, bahwa di dunia ini juga ada hal yang
tidak bisa kita tawar tentangnya. Sebagai contoh adalah masalah akidah.
Kenalkan kepada mereka berikut alasannya tentang kepastian dan kepatenan
nilai- nilai tersebut untuk harus selalu kita patuhi.
keempat, Luangkan Waktu Untuk Komunikasi Yang Hangat
Jika kita mengharapkan anak akan patuh, maka komunikasi yang hangat
dari kita sebagai ibu, sangat penting untuk dilakukan. Dan dalam
berkomunikasi, anak dan ibu juga membutuhkan banyak waktu. Maka sudah
seharusnya kita menyediakan waktu untuk membangun hubungan yang
berkualitas dengan anak- anak mereka.
Tunjukkan kepada anak,
bahwa dengan berkomunikasi, kita dapat menjadi partner mereka yang baik
dalam mencari kebaikan. Jika akhirnya nasehat harus diberikan, maka
biarkan terlebih dahulu mereka mengemukakan ide dan pikiran mereka, dan
jangan beri batasan agar mereka juga tidak mengambil jarak dengan kita.
Dengan itu InshaAllah mereka akan menjadikan kita sebagai contoh,
karena kemampuan kita menjadi pendengar yang merangkul dan mengayomi
mereka, saat mereka susah.
Kelima, bersikap positif
Sebagai seorang ibu, hendaknya kita berhati- hati dalam bersikap dan
berucap. Anak- anak kebanyakan akan meniru materi, pemikiran bahkan gaya
bicara kita terutama bila mereka berada di dekat kita. Pembicaraan dan
sikap yang positif akan memberikan contoh yang baik pula bagi mereka,
agar kelak menjadi pribadi yang positif.
keenam, Konsisten
Dari semua sikap yang kita berikan kepada anak- anak kita tersebut,
maka tak akan ada gunanya jika kita sendiri tidak konsisten dengan yang
telah kita ajarkan. Pencontohan sikap baik yang terus menerus dan
konsisten, akan lebih mudah terbahasakan kepada anak ketimbang hanya
sekedar nasehat atau kata- kata yang kita suarakan ke telinga mereka.
Hanya Sekadar Manusia Biasa. Kesempurnaan Hanya Pada Allah.. Saling Berbagi & Melangkah Bersama Menuju Sukses Dunia-Akhirat... ^_^
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH...
ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH... SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI...
Blog ini berisi share dari berbagai situs yang kami telusuri, yang terkadang kami cantumkan sumbernya, namun juga terkadang tidak kami cantumkan sumbernya karena sesuatu hal, maka kami mohon ma'af jika ada artikel dari blog lain yang kami copy paste disini ternyata tidak kami cantumkan sumbernya.
SEMOGA BERMANFA'AT...
Blog ini berisi share dari berbagai situs yang kami telusuri, yang terkadang kami cantumkan sumbernya, namun juga terkadang tidak kami cantumkan sumbernya karena sesuatu hal, maka kami mohon ma'af jika ada artikel dari blog lain yang kami copy paste disini ternyata tidak kami cantumkan sumbernya.
SEMOGA BERMANFA'AT...
Sabtu, 26 Januari 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar